Sholat Tahajud / Dhuha / Minta Ampun Beserta Tata Cara dan Doa

Ibadah Sunnah yang Sering Diabaikan Orang Islam

Sembahyang Tahajud

Sholat tahajud termasuk sholat yang sungguh diunggulkan. Termasuk sembahyang sunnah yang anjurannya sering didapatkan di Al Qur’an diiringi dengan keutamaannya. Maka itu sembahyang sunnah mana dapat menandinginya?

Sembahyang itu adalah kegiatan orang-orang mukmin tempo dulu. Dan orang yang saat ini ikut mengerjakannya, maka anda pun dicatat sebagai orang-orang Sholeh sebagaimana mereka.

Tata cara sholat tahajud pada dasarnya seperti halnya dengan sembahyang sunnah semisalnya. Ketika Hendak sholat diharuskan suci atas hadats sugra juga hadats besar; suci jasmani, pakaian juga tempat dari najis; menutup aurat; dan menghadap ka’bah.

Sholat malam dilaksanakan dalam dua rakaat selesai. Jumhur kiai berbeda pandangan mengenai total rakaatnya. Rasulullah terkadang mengamalkan 11 rakaat dengan witir dan terkadang 13 rakaat bersama witir.

Niat Sholat Malam

Jumhur ulama satu kata bahwa tempat niat ada di hati. Melafalkannya tidak termasuk suatu keharusan. Maksudnya, tidak mesti mendengarkan niat. Hanya saja menurut kebanyakan mualim selain madzhab Imam Malik, hukumnya sunnah atas dasar memperkuat hati menghadirkan niat.

Pada madzhab Syafi’i, niat sholat tahajud dilafalkan sebagaimana berikut:
“Aku niat sembahyang sunnah Malam dua rakaat karena Allah Ta’ala”

Doa

Doa usai sholat malam insya Allah diterima oleh-Nya. Terlebih jika dilaksanakan di sepertiga malam yang terakhir, saat sangat disarankan untuk berdoa.

Allah berfirman: “Barangsiapa yang memohon ampun kepada-Ku, niscaya Aku mengampuninya. Barangsiapa yang memohon (sesuatu) kepada-Ku, niscaya Aku akan memberinya. Dan barangsiapa yang berdoa kepada-Ku, niscaya Aku akan mengabulkannya.” (HR. Bukhari)

Sholat dhuha

Salah satu ibadah yang sangat dianjurkan hingga telah menjadi satu dari sunnat Rasul yaitu melaksanakan sholat dhuha. Dikatakan dhuha karena emang saat pelaksanaannya itu dilaksanakan sesudah muncul fajar hingga dengan tibanya sholat dzuhur. Adapun dalam masalah waktu dhuha ini para ulama fuqohaa atau ulama-ulama bidang fiqih membagi pada dua kelompok waktu untuk pelaksanaannya.

Niat Sembahyang dhuha

“Saya berniat sembahyang dhuha 2 rakaat menghadap kiblat karena allah ta’ala”.
Doa sholat dhuha

Doa Sholat Dhuha

“Wahai Tuhanku, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagunan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu, Wahai Tuhanku, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, kekuasaan-Mu (Wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hambaMu yang soleh”

Sembahyang Taubat

Sholat taubat merupakan cara untuk meraih salah satu perbuatan yang paling tinggi kedudukannya di sisi Allah, yaitu taubah nasuha. Taubat merupakan komitmen mengakui seluruh kejahatan yang kita lakukan serta menyesalinya, serta berikrar agar tak melakukannya lagi. Allah sudah memberikan orang dengan seluruh sisi lebih dan sisi kurangnya. Allah menciptakan manusia dengan segala kekurangan tidak berarti tanpa tujuan. Disini terkandung hikmah yang banyak, yang dengannya kita mampu menimba beberapa pelajaran.

Niat Sholat Taubat

Niat sholat taubah yaitu dengan membayangkan keinginan melakukan taubat dari semua kekejahatan terlebih dahulu. Setelah itu disambung dengan berwudhu dan melaksanakan sembahyang 2 rakaat.

“Saya niat sembahyang sunnah taubat 2 rakaah karena Allah.”

Tata Cara sholat Taubah

Sholat taubat sendiri dilaksanakan sebanyak dua rakaat dengan rukun sebagaimana sembahyang yang lainnya. Adapun jika bisa, kita boleh memperlama sujud terakhir bertujuan secara khusus bermunajat dan mengakui berbagai dosa kita serta meminta belas kasih dengan segala kerendahan diri dihadapan Tuhan.

Sebagaimana yang disebutkan pada hadist, “Yang terdekat antara seorang manusia dengan Rabbnya adalah saat dia sujud, maka perbanyaklah do’a ketika itu.”(HR. Muslim)

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *