Bangunan Masjid Kauman Jogja Yang Menarik

Ada sebuah bangunan megah dan indah di pusat kota Jogja, tepatnya berada di jalan kauman , alun alun keraton Jogja, ngupasan , Yogjakarta. Yaap. Bangunan tersebut adalah masjid kauman Jogja yang sudah berdiri hampir 250 tahun lamanya. Sebagai masjid tertua di Indonesia, tentu bangunan tersebut memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi. Selain itu, bangunan masjid ini memiliki bangunan yang bisa dikatakan cukup unik.

Tentu bangunan yang unik ini menjadi salah satu bagian dari wisata ziarah kota Jogja yang memang sudah sangat menarik sebelumnya. Ada banyak sekali bagian dari bangunan masjid kauman Jogja ini yang menarik untuk anda simak. Mulai dari luar berupa pagar pembatas hingga bagian paling dapak tempat imam melakukan shalat dan mimbat tingkat tiga untuk berkutbah.

Sebagai masjid raya kesultana Yogyakarta, tentu masjid kauman Jogja ini memiliki bangunan dan lahan yang cukup luas. Memang pada saat pertama kali dibangun pada tahun 1773 lalu, bangunan masjid belum seluas sekarang. Masjid ini sudah melakukan beberapa kali proyel perluasan sehingga luasnya seperti sekarang ini. Selain bangunan, tradisi yang dilakukan di masjid kauman Jogja ini juga sangat unik. Beberapa tradisi seperti sekaten, grebekan dan lainya bahkan sudah menjadi bagian dari agenda wisata kota Jogja.

Hal Unik Mengenai Masjid Kauman Jogja

Seperti sudah dikatakan di atas, masjid kauman Jogjaini memiliki bagian bagian yang unik dan juga menarik. Bahkan beberapa tradisi menarik juga kerap dilakukan di aeal masjid kauman Jogja ini. Dari sisi bangunan, dapat kita lihat dari bangunan terluar yaitu pagar pembatas. Pagar pembatas ini mengelilingi seluruh bangunan masjid dengan pintu masuk berada di sebelah  timur.

Pagar keliling ini sengaja dibangun berupa dinding tinggi mangingat situasi zaman belanda dahulu yang tidak kondusif. Setelah memasuki halaman masjid, di sisi selatan dan utara anda akan melihat bangunan yang bernama pangonan. Bangunan tersebut digunakan untuk menyimpan gamelan dan gong bersejarah keraton Jogja. Gong dan gamelan tersebut hanya dimainkan pada saat saat tertentu saja seperti saat sekaten.

Dari halaman masjid, sebelum memasuki bagian dalam masjid anda akan menemukan kolam air dangkal yang berukuran cukup luas di sekeliling area masjid. Kolam ini juga memiliki fungsi yaitu untuk mecuci kaki para jamaah yang akan memasuki masjid. Berbicara mengenai keunikan, saat ini juga sudah banyak kontraktor kubah masjid yang akan memberikan keunikan bagi masjid di sekitar anda.

Di dalam masjid juga ada beberapa bangunan yang menarik. Mulai dari arsitektur joglo yang kental dengan budaya jawa hingga beberapa pernak pernik seperti mimbar dan lainya. Salah satu bangunan unik adalah bangunan berbentuk sangkar yang disebut maksura. Maksura ini sendiri digunakan oleh raja ketika melakukan ibadah solat untuk menjamin keselamatanya. Tentu saat ini bangunan tersebut sudah tidak digunakan.

Daya Tarik Masjid Kauman Jogja

Selain bangunan masjid kauman Jogja yang sudah di jelaskan di atas, ada beberapa hal lain yang sangat menarik dari masjid kauman Jogja ini. Seperti beberapa tradisi yang asih dilakukan hingga saat ini. Salah satu tradisi rutin dan yang cukup besar adalah tradisi sekaten.

Sekaten sendiri diambil dari bahasa arab yaitu syahadatain. Atau dua kalimat syahadat sebagai rukun islam yang pertama. Acara sekaten ini selalu diselenggarakan mendekati maulud nabi  atau kelahiran nabi Muhammad SAW. Pada acara puncak sekaten diselenggarakan acara grebek maulud dimana para warga memperebutkan gunungan yang mereka percayai mampu meberikan berkah. Demikia tadi beberapa hal unik yang dapat anda simak dari masjid kauman Jogja.

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *